Photonosh Blog --> Saya akan mencoba berbagi informasi apa saja tentang fly fishing. Apa yang pernah saya baca, apa yang pernah saya dengar dan apa yang sudah saya praktekkan,. Belum lama mengenal teknik memancing ini, tapi mempelajarinya sangat ternikmati bagi saya. Begitu banyak referensi mengenai fly fishing, namun hampir semuanya berbahasa asing. Semoga apa yang saya tulis disini dapat bermanfaat.. Salam lestari..

  • Popper Fly

    Dulu saya mengira fly fishing hanya untuk target ikan trout, salmon dan bass,. ternyata lebih dari itu, kita juga punya banyak spesies ikan yang bisa dipancing dengan teknik fly fishing [...]

  • Fotografi Makro

    Belajar kebesaran-Nya dari makhluk-makhluk kecil-Nya[...]

  • Fly Fishing Hampala

    Fly fishing dengan target ikan hampala adalah selalu menyenangkan [...]

  • Fly Fishing Mahseer

    Fly fishing dengan target ikan mahseer adalah selalu menyenangkan [...]

  • #

    #

Cara Membuat AWS Spoon Fly

Posted by Andy Nosh On 01:46 25 comments

Saya membuat patern AWS Spoon fly ini terinspirasi dari Casper spoon buatan Mas Wahyu Casper. Konon ceritanya dedengkot spoon di daerah Jateng - DIY adalah dr. Zen. Harus berterimakasih kepada mereka berdua, membuat fly fishing menjadi tidak begitu suram.
AWS Spoon Fly
Saya akan mencoba membuat tutorial sejelas mungkin. Namun jikalau anda belum berhasil membuatnya / tidak mau repot / tidak punya banyak waktu, anda bisa hubungi saya untuk pemesanan. :)

1. Alat & Bahan

Bahan utama pembuatan AWS Spoon adalah kaleng bekas. Nanti anda silahkan berexperimen kaleng bekas apa yang paling bagus. Yang penting jangan terlalu tipis atau terlalu tebal.








2. Cetak Pola AWS Spoon & Mal


Silahkan polanya di copy, di cetak, pilih ukuran yang sesuai, kemudian di mal kan pada kaleng yang telah disediakan. Lalu gunting sesuai dengan pola.
Pola AWS Spoon saya sediakan dibagian akhir halaman ini.





3. Buat 2 Lubang & Bentuk Lekukan 
 

Setelah digunting, buat lubang di tiap ujungnya.
Lalu buat lekukan seperti pada gambar di samping. Lekukan tidak harus sama persis, asal sudah melengkung itu cukup. Tidak harus presisi dengan sudut lengkungan tertentu. Saya membuat AWS Spoon tidak pernah konstan lengkungan nya, tapi tetap bisa berputar.


Alat yang digunakan untuk membuat lengkungan sangat sederhana yaitu sesuatu yang mempunyai ujung yang bulat. Tekan dengan kuat dan dorong mengikuti arah memanjang spoon, maka dengan mudah akan terbentuk lengkungan yang simetris. Atau anda bisa juga menggunakan alat apa saja yang penting bisa membuat lengkungan simetris. Dengan menekan spoon pada tangkai obeng, mengikuti lengkungan nya. Atau dengan menekuk sedikit demi sedikit tepi spoon dengan tang,



4. Pasang Hook

Dimulai dengan membuat simpul pada hook menggunakan benang PE. Lalu masukkan ujung benang yang tidak terikat hook melewati kedua lubang. Kaitkan ujung benang dengan swivel ukuran kecil. Jika anda memakai joran dengan wt kecil ( < 4wt ), penggunaan swivel mungkin  membuat spoon terasa berat. Anda bisa menggunakan simpul "perfection loop" sebagai gantinya. Tenang saja AWS Spoon akan tetap berputar meski tanpa swivel. Hanya saja leader akan akan sering melintir. Jika anda menggunakan furled leader itu sudah cukup mengurangi efek melintir.

Saat memasang hook & swivel akan lebih mudah jika menggunakan fly tying vise.
 
5. Finishing


Untuk finishing anda bisa menggunakan sticker scotlite atau menggunakan gliter bubuk.

Sebelumnya lem dulu benang PE dengan body spoon menggunakan lem G / alteco. Kemudian lapisi scotlite, potong rapi, pasangkan 3D eye. Jika anda ingin praktis coating cukup menggunakan kutek kuku. Namun untuk hasil maximal dapat menggunakan lem UV atau bisa juga menggunakan epoxy.


Bahan untuk coating aws spoon, semakin tebal akan semakin berat. Gunakan setipis mungkin untuk fly line dengan wt kecil.
Pola AWS Spoon Fly. Penambahan dimensi lebar spoon membuat spoon lebih berat untuk di cast & cukup berat juga untuk retrieve nya. Mengakalinya dengan hanya menambah panjang spoon. Ini cukup membuat efek umpan lebih besar tanpa terlalu menambah berat.


Salah satu spesies ikan yang berhasil ditangkap degan AWS Spoon FLy.

Mas Bayu strike bader, aws spoon
Link beberapa spesies ikan yang terpancing dengan AWS Spoon
fly-fishing-hampala
ikan-target-fly-fishing

Cara Membuat Popper Head Fly Dari Busa Eva

Posted by Andy Nosh On 20:15 12 comments






Cara ini saya dapatkan di rekan saya Pak Vincentius Wibisono. Semua gambar yg ada di tutorial ini hasil jepretan beliau. Dengan sangat gamblang beliau menjelaskan kepada saya. Berikut penjelasan beliau bagaimana langkah-langkah membuat  popper head dari bahan busa eva.


Bahan yang digunakan adalah busa eva. Anda bisa menggunakan busa rangkaian pancing seperti gambar disamping.
Jika tidak ada busa seperti disamping, bahan alternatif nya adalah sandal bekas.. :)










Peralatan yang digunakan adalah bor tangan, mata bor, dan amplas.
Mata bor dibuat berbahan ruji atau kawat stainless kecil. Seperti pada gambar,










Ukuran amplas 80 & 120.
Atau bisa ditambahkan satu lagi ukuran yg lebih halus.



Busa eva dipotong dibentuk agak bulat dengan bantuan cutter atau gunting.
Lalu ditancapkan pas di tengah as nya.

Busa diamplas dengan nomor yang paling kasar terlebih dahulu. Jika sudah mendekati bentuk yang diinginkan ganti dengan amplas yang lebih halus.Amplas jangan terlalu ditekan, nanti selip. Ada bagusnya amplas ditempel pada kayu, bisa tangan gk panas. Gesekan busa & amplas menimbulkan panas yang lumayan.

Untuk pembuatan cekungan bisa menggunakan cutter. Dengan amplas juga bisa, tapi dari segi hasil cutter lebih bagus.
Permukaan yang tidak rata atau kasar akibat gesekan amplas bisa diperhalus dengan sedikit api dari korek. Setelah itu pada kondisi panas digesut pakai badan gorek gas supaya halus.

Bentuk trisula berjuan untuk material yang tidak menjepit seperti busa eva. Misalnya kayu balsa. Hanya saja proses pengamplasan nya dibalik. Mulut poper menghadap trisula, kita mengamplasnya dari ekor terlebih dahulu. Untuk kayu balsa pembuatan cekungan mulut popper tidak bisa menggunakan cutter, lebih baik menggunakan amplas.

Ini adalah salah satu popper yang saya hasilkan dari proses yang diajarkan Pak Vincent.


Mengenal Teknik Mancing "Fly Fishing"

Posted by Andy Nosh On 21:14 7 comments

Teknik mancing ini menggunakan umpan yang sangat ringan (flies), umpan ini hanya bisa dilempar jauh dengan menggunakan senar yang mempunyai desain khusus dan berat tertentu. Joran pada fly fishing yang akan melempar senarnya, dan senarnya yang akan menghantarkan umpan tersebut ke titik tujuan. Ini yang menjadi salah satu kelebihan teknik fly fishing, yang tidak dapat anda jumpai di teknik lainnya. Anda bisa melemparkan umpan tiruan serangga yang sangat ringan dengan jarak yang cukup jauh.

Teknik fly fishing memang berkaitan erat dengan teknik mancing ikan salmon & trout, tapi bukan berarti kita tidak bisa mengaplikasikan nya di Indonesia. Banyak sekali spesies-spesies ikan di negara kita yang bisa kita tangkap dengan teknik ini, anda bisa lihat hasil tangkapan sebagian kecil spesies ikan lokal pada galeri foto di blog ini.


Alat yang digunakan juga cukup unik. Berbeda dengan teknik mancing yang lain nya. Joran, senar & reel nya mempunyai desain khusus. Konfigurasi senar yang digunakan pun cukup unik. Tidak hanya satu senar utuh dan disambungkan dengan umpan. Nanti anda akan menjumpai istilah-istilah flies, fly line, backing line dll. Kesemua bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi yang spesifik dan dirangkai dengan cara yang unik.


Dahulu mungkin teknik ini terkesan elit dan mahal, hanya sedikit orang yang menggunakannya. Tapi sekarang tidak lagi, alat yang digunakan sudah cukup mudah dijumpai di forum jual beli. Harganya pun beragam, bergantung pada kualitas nya. Bahkan jika dana anda benar-benar terbatas anda dapat menggunakan alat pancing “seadanya” dengan sedikit modifikasi. Sambil anda konsultasikan dengan temen-temen komunitas fly fishing yang ada di Indonesia, mereka pasti mau membantu. Lebih mudah lagi jika anda pengguna jejaring sosial facebook, banyak grup-grup tentang fly fishing yang anggotanya para pionir-pionir fly fishing di Indonesia. Mempelajari fly fishing semakin hari akan semakin mengasyikkan, karena selalu ada hal-hal detail yang menarik untuk kita pelajari. Sayangnya sumber-sumber bacaan yang ada biasanya dalam bahasa asing, mungkin sebagian orang akan merasa kesulitan untuk bisa cepat mengerti. Saya berusaha untuk menjembatani kesulitan tersebut dengan mulai menulis di blog ini. Monggo ditelusuri blog nya, semoga ada manfaatnya.



Sumber bacaan;
Orvis Fly - Fishing Guide, Tom Rosen Bauer, E-book.
Fly Fishing - The Life Time Sport, David & Cheryl Young, E-book
dll.

Umpan Fly Fishing (Flies)

Posted by Andy Nosh On 07:23 3 comments

Umpan fly fishing biasa disebut dengan flies. Karena sifatnya yang ringan dan pada awalnya memang teknik pembuatan umpan ini  digunakan untuk meniru serangga sehingga disebut flies. Hampir semua bentuk makanan ikan bisa dibuat  flies tiruan nya. Bisa menyerupai ikan kecil, kodok, cacing, udang, tikus, berbagai macam jenis serangga hingga pellet pun bisa dibuat flies tiruan nya. Bahkan ada jenis flies yang disebut attractor, ini tidak menyerupai makanan ikan (nonfeeding fish), umpan ini biasanya menggugah rasa penasaran ikan atau membuat ikan marah sehingga mau memangsannya.

Dalam buku The Fly Tying Bible, 2003, karangan Peter Gathercole. Flies dikelompokkan menjadi :
  1. Dry flies, umpan jenis ini di desain untuk mengapung diatas permukaan air. Seringnya bentuk flies ini menyerupai tahapan serangga dewasa.

  2. Nymph, flies ini merupakan tiruan bentukan larva dari hewan air. Dibuat dengan diberi pemberat agar dapat tenggelam dan mencapai kedalaman tertentu.
     

  3. Wet flies, flies yang sangat unik dengan bentukan nya yang indah, seluruhnya dibuat dengan bulu-bulu dan rambut alami. Berkesan serangga meski tidak dibuat mirip dengan serangga sesungguhnya.
     

  4. Hairwing & Streamer, kedua flies ini tujuan nya sama membuat tiruan ikan-ikan kecil, yang merupakan diet ikan-ikan predator. Perbedaan keduanya nya hanya pada material yang digunakan.
Saat ini pola-pola flies sudah berkembang sangat pesat. Anda tinggal pilih mana yg sesuai dengan ikan target anda. Atau anda bisa membuat bentuk flies baru dengan dasar pola-pola yang sudah ada.

Joran flyfishing / stick flyfishing atau fly rod

Posted by Andy Nosh On 05:26 2 comments

Joran flyfishing / stick flyfishing atau flyfishing rod mempunyai fungsi yang sedikit berbeda dengan joran mancing biasa. Joran ini lebih berfungsi untuk melempar benang flyfishing tepat pada targetnya. Benangnya yang akan membawa umpan (flies). Pemilihan umpan, benang dan joran harus bersesuaian. Joran flyfishing juga berfungsi merubah posisi benang fly saat benang sudah berada di air. Saat fight dengan ikan, joran fly juga bisa mempunyai fungsi melindungi "tippet", ujung benang fly yang paling kecil. Dengan tingkat kelenturan joran tertentu, tippet yang kecil mampu menaklukkan ikan yang besar.

Joran fly yang lebih populer saat ini biasanya mempunyai sambung empat bagian (4 pieces), meski ada yang sambung 2 atau bahkan sambung 7. Bagian paling pangkal biasa disebut butt, bagian tengah disebut middle dan bagian ujung disebut tip.


Sambungan Joran (ferrule)

Panjang Joran
Panjang Joran bervariasi dari 6 ft (1,8 meter) - 15 ft (4,5 meter), pemilihan panjang joran disesuaikan dengan kondisi spot memancing dan atau besar kecil nya ikan target. Panjang joran yang biasa dipakai rekan-rekan pemancing dikampung saya berkisar 7,1 ft (2,1 m) sampai 9 ft (2,7 m). Relatif panjang bila dibanding dengan teknik mancing biasa.

Grip
Grip adalah bagian joran fly yang kontak dengan telapak tangan kita. Saat ini ada berbagai macam model grip. Tapi pada dasarnya ada tiga, cigar grip yang biasanya dipakai di joran untuk target ikan kecil, full-wells grip untuk joran target ikan besar, dan half-wells grip untuk diantaranya.

Action Joran
Joran fly bisa diklasifikasikan berdasar action nya. Action ini akan terlihat saat joran terbebani yaitu ketika joran diayunkan untuk melempar benang fly. Karena desain benang fly memang diberi berat tertentu (wt). Fast action jika hanya pada bagian tip-nya saja yang melengkung, slow action jika yang melengkung mendistribusikan tenaga ayunan hampir seluruh panjang joran, jika diantaranya disebut slow action. Dahulu action ini bisa selalu dikaitkan dengan bahan pembuatan joran. Joran fiberglass adalah yang paling slow, selanjutnya joran bambu dan yang paling fast adalah joran dengan bahan grafit / grafit composite. Namun seiring berkembang nya teknologi joran grafit bisa dibuat slow, begitu juga dengan fiberglass & bambu, bisa dibuat lebih fast.
Dari kiri ke kanan gambar diatas menunjukkan action joran slow sampai fast. Ada produsen joran fly yang menggunakan flex index untuk menggolongkan action joran. Full flex untuk slow action, tip flex untuk fast action.



Sumber bacaan;
Orvis Fly - Fishing Guide, Tom Rosen Bauer, E-book.
Fly Fishing - The Life Time Sport, David & Cheryl Young, E-book
Masterflyfishing.net