Photonosh Blog --> Saya akan mencoba berbagi informasi apa saja tentang fly fishing. Apa yang pernah saya baca, apa yang pernah saya dengar dan apa yang sudah saya praktekkan,. Belum lama mengenal teknik memancing ini, tapi mempelajarinya sangat ternikmati bagi saya. Begitu banyak referensi mengenai fly fishing, namun hampir semuanya berbahasa asing. Semoga apa yang saya tulis disini dapat bermanfaat.. Salam lestari..

Joran flyfishing / stick flyfishing atau fly rod

Posted by Andy Nosh On 05:26 2 comments

Joran flyfishing / stick flyfishing atau flyfishing rod mempunyai fungsi yang sedikit berbeda dengan joran mancing biasa. Joran ini lebih berfungsi untuk melempar benang flyfishing tepat pada targetnya. Benangnya yang akan membawa umpan (flies). Pemilihan umpan, benang dan joran harus bersesuaian. Joran flyfishing juga berfungsi merubah posisi benang fly saat benang sudah berada di air. Saat fight dengan ikan, joran fly juga bisa mempunyai fungsi melindungi "tippet", ujung benang fly yang paling kecil. Dengan tingkat kelenturan joran tertentu, tippet yang kecil mampu menaklukkan ikan yang besar.

Joran fly yang lebih populer saat ini biasanya mempunyai sambung empat bagian (4 pieces), meski ada yang sambung 2 atau bahkan sambung 7. Bagian paling pangkal biasa disebut butt, bagian tengah disebut middle dan bagian ujung disebut tip.


Sambungan Joran (ferrule)

Panjang Joran
Panjang Joran bervariasi dari 6 ft (1,8 meter) - 15 ft (4,5 meter), pemilihan panjang joran disesuaikan dengan kondisi spot memancing dan atau besar kecil nya ikan target. Panjang joran yang biasa dipakai rekan-rekan pemancing dikampung saya berkisar 7,1 ft (2,1 m) sampai 9 ft (2,7 m). Relatif panjang bila dibanding dengan teknik mancing biasa.

Grip
Grip adalah bagian joran fly yang kontak dengan telapak tangan kita. Saat ini ada berbagai macam model grip. Tapi pada dasarnya ada tiga, cigar grip yang biasanya dipakai di joran untuk target ikan kecil, full-wells grip untuk joran target ikan besar, dan half-wells grip untuk diantaranya.

Action Joran
Joran fly bisa diklasifikasikan berdasar action nya. Action ini akan terlihat saat joran terbebani yaitu ketika joran diayunkan untuk melempar benang fly. Karena desain benang fly memang diberi berat tertentu (wt). Fast action jika hanya pada bagian tip-nya saja yang melengkung, slow action jika yang melengkung mendistribusikan tenaga ayunan hampir seluruh panjang joran, jika diantaranya disebut slow action. Dahulu action ini bisa selalu dikaitkan dengan bahan pembuatan joran. Joran fiberglass adalah yang paling slow, selanjutnya joran bambu dan yang paling fast adalah joran dengan bahan grafit / grafit composite. Namun seiring berkembang nya teknologi joran grafit bisa dibuat slow, begitu juga dengan fiberglass & bambu, bisa dibuat lebih fast.
Dari kiri ke kanan gambar diatas menunjukkan action joran slow sampai fast. Ada produsen joran fly yang menggunakan flex index untuk menggolongkan action joran. Full flex untuk slow action, tip flex untuk fast action.



Sumber bacaan;
Orvis Fly - Fishing Guide, Tom Rosen Bauer, E-book.
Fly Fishing - The Life Time Sport, David & Cheryl Young, E-book
Masterflyfishing.net




2 comments :

Om klo untuk spot pinggir pantai yg agak berangin joran mana yg cocok untuk rod wt7 guna floating/intermediate line, yg fast action,middle atau slow ya..tolong ya om pencerahan ny..
Terima kasih

@Anonymous

Setahu saya,. penggunaan fast action rod dengan line sinking akan lebih efektif om,.
IMHO

Post a Comment